![]() |
| Orang-orang ikut serta dalam sebuah demonstrasi di Teheran, Iran. (ANTARA) |
TEHERAN, Tajukkalimantan.com – Iran menegaskan tidak akan tinggal diam menghadapi retorika ancaman Amerika Serikat, sebagaimana disampaikan Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Ali Larijani.
Larijani menyampaikan pernyataan tersebut dalam percakapan telepon dengan Kepala Divisi Keamanan Internasional Kementerian Luar Negeri Swiss Gabriel Luechinger.
Dalam pembicaraan itu, Larijani juga memuji peran Swiss yang dinilai berkontribusi positif dalam meredakan ketegangan dan membantu penyelesaian berbagai krisis internasional.
Pernyataan ini muncul di tengah gelombang aksi protes di Iran sejak akhir Desember 2025 akibat tekanan ekonomi, melemahnya nilai rial, serta pembatasan akses internet.
Sementara itu, Presiden AS Donald Trump kembali mengancam Iran dengan tindakan keras terkait isu rudal dan nuklir, seraya menyatakan dukungan kepada para pengunjuk rasa.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
.jpg)