Iran Tuduh Ada Campur Tangan Asing dalam Aksi Demonstrasi

 

Menteri Luar Iran Seyed Abbas Araghchi. (ANTARA)

   Tajukkalimantan.com – Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan para demonstran menerima instruksi dari luar negeri untuk menembaki polisi maupun warga sipil dalam aksi protes yang terjadi di negaranya.

Ia mengungkapkan pihak berwenang memiliki rekaman pesan suara dari luar negeri yang memerintahkan penyerangan terhadap aparat dan warga sipil dengan tujuan meningkatkan jumlah korban serta pertumpahan darah.

Aksi protes pecah sejak akhir Desember 2025 akibat kekhawatiran publik terhadap lonjakan inflasi yang dipicu melemahnya nilai tukar rial dan volatilitas tajam mata uang nasional Iran.

Sejak 8 Januari, unjuk rasa dilaporkan meningkat usai seruan dari Reza Pahlavi, sementara pemerintah memberlakukan pemblokiran internet untuk membatasi pengaruh asing di tengah bentrokan antara massa dan polisi.

Araghchi menegaskan situasi saat ini telah berhasil dikendalikan, meski pembatasan internet masih diberlakukan hingga kondisi dinilai kembali kondusif.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Lebih baru Lebih lama