![]() |
| Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. (ANTARA) |
Tajukkalimantan.com — Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menilai protes pedagang terkait gejolak nilai tukar rial sebagai hal yang sah dan beralasan di tengah memburuknya kondisi ekonomi.
Ia menyebut pedagang sebagai kelompok yang loyal terhadap sistem Islam Iran dan memahami keluhan mereka atas ketidakstabilan harga serta nilai mata uang yang mengganggu iklim usaha.
Namun demikian, Khamenei memperingatkan bahwa lonjakan nilai tukar yang tidak wajar menunjukkan adanya “tangan musuh” yang sengaja memanfaatkan situasi tersebut.
Ia menegaskan perbedaan antara protes yang dapat dibenarkan dengan kerusuhan, seraya meminta aparat berdialog dengan pengunjuk rasa dan bertindak tegas terhadap perusuh.
Iran sendiri tengah dilanda gelombang protes akibat anjloknya nilai rial hingga menembus 1.350.000 per dolar AS, sementara pemerintah mengklaim terus berupaya menstabilkan keadaan.
Sumber: Anadolu
.jpg)