Menhan Venezuela Klaim Tim Pengamanan Maduro Tewas dalam Operasi Militer AS

 

Arsip foto - Menteri Pertahanan Venezuela Vladimir Padrino. (Anadolu)

  Tajukkalimantan.com - Menteri Pertahanan Venezuela Vladimir Padrino menyatakan sebagian besar tim pengamanan Presiden Nicolas Maduro tewas dalam operasi militer Amerika Serikat yang terjadi pada Sabtu (3/1).

Padrino menuduh personel militer AS telah secara kejam membunuh anggota pengamanan presiden, prajurit, serta warga sipil, meski tidak merinci jumlah korban jiwa.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah Presiden AS Donald Trump mengklaim operasi itu berujung pada penangkapan Maduro dan istrinya, Cilia Flores, serta rencana penguasaan sementara Venezuela.

Maduro membantah tuduhan keterlibatannya dalam kasus narkotika, sementara pemerintah Venezuela menuntut pembebasannya dan menyebutnya sebagai pemimpin sah negara tersebut.

Padrino menegaskan dukungan penuh militer kepada Wakil Presiden Delcy Rodriguez sebagai presiden sementara serta menyerukan perhatian dunia internasional terhadap kedaulatan Venezuela.

Sumber: Anadolu

Lebih baru Lebih lama