![]() |
| Arsip foto - Massa berdemonstrasi dan meneriakkan slogan anti Amerika dan Israel di Lapangan Enghelab, Teheran, Iran. (ANTARA) |
TEHERAN, Tajukkalimantan.com – Sejumlah negara Eropa, termasuk Italia, Polandia, Jerman, dan Spanyol, mengimbau warganya untuk segera meninggalkan Iran seiring meningkatnya kekhawatiran keamanan akibat berlanjutnya aksi protes anti-pemerintah.
Pemerintah Italia menyebut sekitar 600 warganya masih berada di Iran, sebagian besar di Teheran, dan secara tegas meminta mereka segera meninggalkan negara tersebut.
Imbauan serupa disampaikan Polandia dan Jerman, dengan peringatan adanya risiko penangkapan sewenang-wenang terhadap warga asing di tengah situasi yang tidak menentu.
Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Spanyol menilai kondisi keamanan di Iran dan kawasan sekitarnya sangat tidak stabil dan meminta warganya pulang melalui jalur yang tersedia.
Gelombang protes di Iran telah berlangsung sejak akhir Desember dipicu anjloknya nilai tukar rial dan memburuknya kondisi ekonomi, yang kemudian menyebar ke berbagai kota.
Sumber: Anadolu
.jpg)