Rupiah Berpeluang Menguat Tipis Menjelang Rapat FOMC AS

 

Arsip foto - Petugas menunjukkan pecahan mata uang Rupiah dan Dolar Amerika Serikat (AS) di Kantor Cabang BNI Pasar Baru, Jakarta. (ANTARA)

    JAKARTA, Tajukkalimantan.com - Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan Selasa pagi tercatat menguat tipis menjadi Rp16.780 per dolar AS dari posisi sebelumnya Rp16.782 per dolar AS.

Analis Doo Financial Futures Lukman Leong menilai penguatan rupiah masih terbatas karena pelaku pasar cenderung bersikap wait and see menjelang hasil pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC).

Federal Reserve diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuannya, sementara investor menunggu sikap kebijakan bank sentral AS yang dinilai bisa memengaruhi arah dolar AS.

Nada pernyataan The Fed yang cenderung dovish berpotensi melemahkan dolar AS sehingga dapat mengurangi tekanan terhadap rupiah di pasar global.

Selain faktor global, sentimen domestik seperti terpilihnya Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI juga dinilai turut membatasi ruang penguatan rupiah.

Sumber: Antaranews

Lebih baru Lebih lama