![]() |
| Ilustrasi - Petugas menunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah di Bank BSI, Jakarta. (ANTARA) |
JAKARTA, Tajukkalimantan.com — Nilai tukar rupiah melemah pada pembukaan perdagangan Jumat setelah turun 31 poin atau 0,18 persen ke level Rp16.829 per dolar AS.
Pelemahan rupiah dipicu realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2025 yang menunjukkan defisit fiskal melebar di atas proyeksi awal pemerintah.
Defisit fiskal tercatat mencapai 2,92 persen dari produk domestik bruto, hampir menyentuh batas maksimal undang-undang sebesar 3 persen.
Dari sisi global, data ketenagakerjaan Amerika Serikat menunjukkan penurunan pemutusan hubungan kerja meski klaim pengangguran awal sedikit meningkat.
Selain itu, defisit neraca perdagangan Amerika Serikat pada Oktober 2025 menyempit ke level terendah sejak 2009 sehingga turut memengaruhi pergerakan pasar keuangan.
Sumber: Antaranews
.jpg)