Thomas Dorong Sinergi Fiskal–Moneter Baru di Luar Skema Burden Sharing

 

Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia Thomas Djiwandono bersiap mengikuti uji kelayakan dan kepatutan calon Deputi Gubernur Bank Indonesia. (ANTARA)

   JAKARTA, Tajukkalimantan.com - Deputi Gubernur Bank Indonesia terpilih Thomas Djiwandono mengusulkan penguatan sinergi kebijakan fiskal dan moneter pada level likuiditas dan suku bunga untuk menopang pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Thomas menegaskan sinergi yang diusulkannya berbeda secara mendasar dengan skema burden sharing yang diterapkan saat pandemi COVID-19 karena fokus pada transmisi kebijakan jangka menengah dan panjang.

Ia menilai penurunan BI-Rate yang cukup signifikan masih menghadapi kendala time lag transmisi ke bunga kredit sehingga diperlukan koordinasi lebih erat dengan kebijakan fiskal dan otoritas keuangan.

Menurut Thomas, sinergi fiskal dan moneter sejatinya telah berjalan baik dan dapat diperkuat melalui peran Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) dalam menghadapi berbagai risiko ekonomi.

Thomas juga menegaskan komitmennya terhadap independensi Bank Indonesia dengan mengundurkan diri dari jabatan dan keanggotaan partai politik sebagai bentuk profesionalisme.

Sumber: Antaranews

Lebih baru Lebih lama