![]() |
| Pegawai menunjukkan uang rupiah dan dolar AS di Bank Syariah Indonesia, Tangerang Selatan, Banten. (ANTARA) |
JAKARTA, Tajukkalimantan.com – Nilai tukar rupiah ditutup melemah 23 poin atau 0,14 persen menjadi Rp16.865 per dolar AS pada perdagangan Jumat, seiring tren penguatan indeks dolar AS yang masih berlanjut.
Analis Bank Woori Saudara, Rully Nova, menyebut pelemahan rupiah didorong meningkatnya permintaan obligasi pemerintah AS akibat risiko pasar saham dan data tenaga kerja yang lemah.
Selain itu, revisi outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif oleh Moody’s turut memengaruhi tekanan pada rupiah, meski peringkat kredit tetap Baa2.
Rully menekankan bahwa penilaian Moody’s menyoroti ruang fiskal pemerintah yang semakin sempit, di mana belanja meningkat tanpa diimbangi reformasi penerimaan negara.
Kurs JISDOR Bank Indonesia pada hari yang sama tercatat melemah ke Rp16.887 per dolar AS dibandingkan sebelumnya Rp16.826 per dolar AS.
Sumber: Antaranews
.jpg)