Cegah Stunting, Balangan Gencarkan Edukasi Makan Sehat Lewat B2SA

Kegiatan sosialisasi Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) melalui program “B2SA Berani Gesit” digelar di MTsN 4 Balangan. (Tajukkalimantan.com/Fendy)


   PARINGIN, Tajukkalimantan.com – Kegiatan sosialisasi Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) melalui program “B2SA Berani Gesit” digelar di MTsN 4 Balangan, Kecamatan Lampihong, Rabu (1/4/2026), dengan melibatkan ratusan pelajar sebagai peserta utama.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Balangan dalam mendorong peningkatan pemahaman gizi seimbang sejak usia dini.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKP3 Balangan, Dewi Diniarti, mengatakan program tersebut merupakan kegiatan rutin dalam rangka diversifikasi pangan di daerah.

“Ini memang kegiatan rutin kami. Di ketahanan pangan ada program diversifikasi, salah satunya melalui kegiatan B2SA Berani Gesit ini,” ujarnya.

Ia menyebut, ke depan kegiatan ini akan menjangkau lebih banyak sekolah di Kabupaten Balangan dengan target sekitar 2.800 peserta yang tersebar di kurang lebih 13 sekolah, sebagai upaya memperluas edukasi pola konsumsi pangan B2SA kepada pelajar di berbagai wilayah.

Dewi juga mengungkapkan bahwa pada pelaksanaan hari pertama, para pelajar menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti kegiatan sosialisasi tersebut.

“Hari pertama ini kita lihat sendiri, siswa sangat antusias mengikuti kegiatan. Harapannya mereka bisa memahami dan menerapkan di rumah maupun di sekolah,” katanya.

Menurutnya, edukasi terkait makanan sehat sangat penting karena berdampak langsung terhadap pertumbuhan anak.

“Kami ingin anak-anak bisa membedakan mana makanan sehat dan mana yang berbahaya, karena itu sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang mereka,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala MTsN 4 Balangan, Hikmatullah, menyampaikan apresiasi atas dipilihnya sekolah mereka sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan.

“Kami mengucapkan terima kasih karena madrasah kami menjadi lokasi pertama. Ini bentuk perhatian pemerintah daerah kepada kami,” ucapnya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan dampak positif bagi para pelajar, khususnya dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya konsumsi makanan sehat.

“Mudah-mudahan kegiatan ini bisa membantu masyarakat, khususnya anak-anak, agar lebih sehat dan terhindar dari stunting,” tutupnya.

(Tajukkalimantan.com/Fendy)
Lebih baru Lebih lama