Lonjakan Deforestasi Picu Ancaman Karhutla, Pemprov Kalteng Perkuat Kesiapsiagaan

Ilustrasi karhutla di Jalan Danau, Palangka Raya. (Tribun Kalteng)


   PALANGKA RAYA, Tajukkalimantan.com - Kalimantan Tengah kembali dihadapkan pada ancaman kebakaran hutan dan lahan seiring meningkatnya deforestasi di wilayah tersebut.

Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran mencatat 1.440 titik panas sejak Januari hingga 18 April 2026 dengan luas area terbakar mencapai 379,93 hektare.

Menghadapi musim kemarau, pemerintah daerah telah menyiapkan langkah antisipasi melalui koordinasi lintas sektor, pemetaan wilayah rawan, serta kesiapan personel dan sarana prasarana.

Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran menegaskan deforestasi akibat aktivitas perusahaan menjadi perhatian serius, sehingga evaluasi hingga penghentian sementara kegiatan telah dilakukan.

Pemprov juga mengacu pada peringatan BMKG terkait potensi kekeringan, sembari mengajak seluruh pihak untuk bersama mencegah terjadinya kebakaran besar.

Sumber: Tribun Kalteng
Lebih baru Lebih lama