Bupati Kapuas Lepas 139 Mahasiswa STAI Kuala Kapuas untuk Pengabdian di 20 Desa

Bupati Kapuas, Muhammad Wiyatno, melepas peserta KKN XXIII STAI Kuala Kapuas Tahun 2026. (ANTARA)


   KUALA KAPUAS, Tajukkalimantan.com – Bupati Kapuas Muhammad Wiyatno secara resmi melepas 139 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) XXIII Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Kuala Kapuas Tahun 2026 untuk melaksanakan pengabdian kepada masyarakat.

Prosesi pelepasan berlangsung bersamaan dengan pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek) KKN yang digelar di Aula Auditorium STAI Kuala Kapuas pada Selasa.

Dalam sambutannya, Bupati Muhammad Wiyatno berpesan agar seluruh peserta menjaga nama baik almamater, keluarga, serta daerah selama menjalankan program KKN.


Ia juga mengingatkan mahasiswa untuk selalu menunjukkan sikap santun, disiplin, jujur, dan bertanggung jawab saat berinteraksi dengan masyarakat di lokasi pengabdian.

Menurut Wiyatno, KKN menjadi kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah sekaligus belajar langsung dari kehidupan masyarakat.

Selama berada di lapangan, para peserta akan menghadapi berbagai persoalan di bidang sosial, pendidikan, ekonomi, keagamaan, lingkungan, hingga pemberdayaan masyarakat.

Pengalaman tersebut dinilai sebagai proses pembelajaran yang tidak dapat diperoleh hanya melalui kegiatan perkuliahan di dalam kelas.

Kegiatan pelepasan turut dihadiri Sekretaris Daerah Kapuas Usis I Sangkai, pimpinan STAI Kuala Kapuas, dosen pembimbing, serta seluruh mahasiswa peserta KKN.

Ketua STAI Kuala Kapuas, Ushansyah, menjelaskan seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti bimbingan teknis sebagai bekal sebelum diterjunkan ke lokasi pengabdian.

{nextPage}

Pembekalan tersebut mencakup pemahaman mengenai etika bermasyarakat, tata kelola program kerja, kepemimpinan, komunikasi, administrasi, penyusunan laporan, hingga berbagai keterampilan yang dibutuhkan selama pelaksanaan KKN.

Ushansyah juga mengajak mahasiswa menjadikan KKN sebagai sarana belajar yang sesungguhnya dengan mendengarkan aspirasi masyarakat, memahami kebutuhan mereka, serta menghadirkan program yang realistis, inovatif, dan bermanfaat.

KKN XXIII STAI Kuala Kapuas mengusung tema "Pemberdayaan Desa dan Penguatan Pendidikan Islam Berkelanjutan Berlandaskan Falsafah Huma Betang" dan diikuti 139 mahasiswa yang akan mengabdi di 20 desa dan kelurahan yang tersebar di Kecamatan Kapuas Hilir, Pulau Petak, dan Kapuas Murung.

Sumber: Antara Kalteng
Lebih baru Lebih lama