![]() |
| Bupati Kapuas Muhammad Wiyatno. (ANTARA) |
KUALA KAPUAS, Tajukkalimantan.com - Bupati Kapuas Muhammad Wiyatno mengajak seluruh masyarakat dan aparatur sipil negara (ASN) menjaga lingkungan dengan tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan.
Larangan tersebut berlaku untuk berbagai keperluan, termasuk membuka lahan dan membakar sampah yang berpotensi memicu kebakaran.
Wiyatno juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan titik api atau tanda-tanda kebakaran kepada pihak berwenang.
Langkah cepat tersebut dinilai penting agar potensi kebakaran hutan dan lahan dapat segera ditangani sebelum meluas.
Selain mencegah karhutla, masyarakat juga diingatkan untuk menggunakan air bersih secara hemat dan bijaksana dalam kehidupan sehari-hari.
Wiyatno meminta warga memperbaiki saluran air yang mengalami kebocoran agar tidak terjadi pemborosan sumber daya air.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga sumber air dengan tidak mencemari sungai, mata air, maupun tempat penampungan air di lingkungan sekitar.
Upaya menjaga ketersediaan air juga dapat dilakukan dengan menanam pohon dan memperbanyak ruang hijau untuk membantu mempertahankan cadangan air tanah.
Menurutnya, sosialisasi mengenai bahaya karhutla dan pentingnya penghematan air perlu terus dilakukan mulai dari lingkungan keluarga hingga masyarakat sekitar.
{nextPage}
Wiyatno menegaskan bahwa kelestarian hutan dan ketersediaan air memiliki hubungan erat dalam menjaga keberlangsungan kehidupan masyarakat.
Lingkungan yang terjaga diyakini turut mendukung ketersediaan pangan dan gizi, menekan angka stunting, serta meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
Ia pun menekankan pentingnya kerja sama seluruh pihak tanpa sekat antarinstansi untuk menciptakan masyarakat Kapuas yang sejahtera, sehat, dan memiliki lingkungan yang lestari.
Sumber: Antara Kalteng
.jpg)