![]() |
| Gubernur Kalteng Agustiar Sabran. (ANTARA) |
PALANGKA RAYA, Tajukkalimantan.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah telah menyalurkan lebih dari 3,8 juta liter air bersih untuk membantu memenuhi kebutuhan warga di berbagai kabupaten dan kota selama musim kemarau.
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran mengatakan penyaluran dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak kekeringan.
Menurutnya, pemerintah bersama instansi dan pihak terkait terus memantau perkembangan kondisi lapangan agar distribusi air bersih dapat dilakukan secara tepat sasaran.
Agustiar menyebut angka 3,8 juta liter tersebut masih bersifat sementara karena penyaluran bantuan air bersih masih berlangsung di sejumlah daerah.
Pembaruan data dilakukan secara berkala berdasarkan pelaksanaan distribusi serta laporan yang diterima dari masing-masing wilayah.
Pada 25 September 2026, Pemprov Kalteng kembali menyalurkan sebanyak 185.100 liter air bersih kepada masyarakat yang tersebar di 11 kabupaten.
Wilayah penerima bantuan tersebut meliputi Barito Timur, Barito Utara, Seruyan, Kotawaringin Timur, Kotawaringin Barat, Katingan, Lamandau, Sukamara, Gunung Mas, Murung Raya, dan Kapuas.
Air bersih tersebut disalurkan kepada masyarakat di berbagai desa dan kelurahan yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan air selama musim kemarau.
Agustiar menegaskan distribusi air bersih merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.
{nextPage}
Selain air bersih, Pemprov Kalteng juga memberikan bantuan pangan kepada warga yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Bantuan lainnya berupa masker dan vitamin turut disalurkan untuk membantu masyarakat menghadapi dampak Karhutla dan kondisi kemarau.
Sementara itu, penanganan Karhutla terus dilakukan bersamaan dengan upaya pemerintah memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di wilayah terdampak kekeringan.
Sumber: Antara Kalteng
.jpg)