![]() |
| iQOO 16. (Situs web iQOO China) |
JAKARTA, Tajukkalimantan.com - iQOO 16 kembali menjadi perhatian setelah perangkat tersebut muncul di platform benchmark Geekbench yang mengindikasikan kemungkinan peluncuran secara global.
Kemunculan tersebut menjadi sinyal penting setelah sebelumnya sempat muncul ketidakpastian mengenai rencana pemasaran global perangkat akibat tingginya biaya komponen RAM.
Dalam daftar Geekbench, iQOO 16 tercatat menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 dengan nomor model SM8975.
Chipset tersebut memiliki konfigurasi delapan inti yang terdiri atas dua inti berkecepatan 5,01 GHz, tiga inti 4,03 GHz, dan tiga inti 3,74 GHz serta didukung GPU Adreno 850.
Unit yang diuji membawa RAM 12 GB dan menjalankan sistem operasi Android 17, sedangkan versi retail diperkirakan menggunakan antarmuka OriginOS 7.
Pada pengujian Geekbench 7, perangkat tersebut mencatat skor 2.944 poin untuk performa single-core dan 10.029 poin pada pengujian multi-core.
Sinyal kehadiran iQOO 16 di pasar internasional sebelumnya juga muncul melalui sertifikasi EEC yang menjadi indikasi perangkat tersebut disiapkan untuk pasar Eropa.
Untuk versi yang telah diperkenalkan di China, iQOO 16 menggunakan layar AMOLED Samsung M16 berukuran 6,85 inci dengan resolusi 2K dan refresh rate hingga 165Hz.
Perangkat ini turut dibekali chip gaming Q4 serta sistem pendingin berupa ruang uap berukuran 8.500 mm2 untuk menjaga performa saat digunakan dalam beban berat.
{nextPage}
Pada sektor kamera, iQOO 16 memiliki tiga kamera belakang yang terdiri atas kamera utama 50 MP dengan OIS, telefoto periskop 50 MP dengan OIS, dan kamera ultrawide 50 MP.
Untuk kebutuhan swafoto tersedia kamera depan 32 MP, sementara kamera belakangnya mampu merekam video hingga resolusi 8K.
Dari sisi daya, iQOO 16 membawa baterai berkapasitas 8.400 mAh dengan dukungan pengisian kabel 100W dan nirkabel 40W, serta dilengkapi sertifikasi IP68 dan IP69, UFS 4.1, RAM LPDDR5X, dan pemindai sidik jari ultrasonik.
Sumber: Antaranews
.jpg)