Nasib Nissan Livina di Indonesia Menggantung, Produksi Kini Fokus untuk Ekspor

Berdasarkan data Gaikindo penjualan domestik Livina tidak terekam lagi. (Nissan)


    JAKARTA, Tajukkalimantan.com - Nissan Livina diduga tak lagi dipasarkan di Indonesia setelah namanya tidak muncul dalam data penjualan terbaru Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), meski produksinya masih berlangsung untuk memenuhi kebutuhan ekspor.

Dalam data distribusi wholesales Gaikindo, sejumlah model Nissan yang masih tercatat antara lain Serena, Kicks, X-Trail, Terra, dan Navara, sedangkan Livina tidak lagi tercantum dalam daftar tersebut.

Padahal, pada 2025 Livina masih tercatat sebagai kendaraan produksi dalam negeri dengan total penjualan sebanyak 133 unit untuk varian VL.


Mobil keluarga berkapasitas tujuh penumpang tersebut pertama kali meluncur pada 2019 sebagai hasil kolaborasi Nissan dan Mitsubishi, dengan basis platform serta desain yang mengacu pada Mitsubishi Xpander.

Sejak diperkenalkan, Livina belum mendapatkan penyegaran model seperti yang dilakukan Mitsubishi terhadap Xpander, sehingga keberadaannya di pasar domestik semakin terbatas.

Meski tidak muncul dalam data penjualan terbaru, Livina masih tercantum di situs resmi Nissan Indonesia dengan harga Rp329,5 juta untuk varian VE AT, yang mengacu pada nomor rangka tahun 2025.

Seorang tenaga penjual Nissan di Jakarta menyebut dealer sudah tidak menjual Livina sejak akhir 2025 dan tidak lagi memiliki stok kendaraan tersebut untuk ditawarkan kepada konsumen.

Sementara itu, pihak Nissan Indonesia belum memberikan tanggapan atas pertanyaan mengenai dugaan penghentian penjualan Livina di pasar domestik.

Menariknya, data Gaikindo menunjukkan produksi Livina di pabrik Mitsubishi Indonesia masih berjalan hingga September 2026, meskipun distribusi untuk pasar dalam negeri tidak tercatat.

{nextPage}

Sepanjang September 2026, produksi Livina mencapai 351 unit, sedangkan total produksi selama Januari hingga September tercatat sebanyak 1.622 unit.

Seluruh unit yang diproduksi pada periode tersebut dilaporkan ditujukan untuk kebutuhan ekspor ke Filipina, menandakan bahwa Livina masih memiliki pasar di luar Indonesia.

Perjalanan Livina di Tanah Air dimulai pada 2007 melalui generasi Grand Livina, sebelum beralih menggunakan basis Mitsubishi Xpander pada 2019; hingga kini, status resmi penghentian penjualan domestiknya masih belum diumumkan Nissan.

Sumber: CNN Indonesia
Lebih baru Lebih lama