Tajukkalimantan.com — BMW China mengumumkan penyesuaian rekomendasi harga ritel pada lebih dari 30 model mobil mulai 1 Januari 2026 untuk menghadapi persaingan ketat di pasar kendaraan China.
Sebagian besar model BMW mengalami penurunan harga lebih dari 10 persen, mencakup kendaraan mewah unggulan hingga model kelas bawah.
Pemangkasan signifikan terjadi pada sedan listrik i7 M70L yang turun 16 persen, serta SUV listrik iX1 eDrive25L yang mengalami penurunan harga hingga 24 persen.
BMW menyebut strategi ini sebagai “peningkatan nilai secara sistematis” dan bagian dari pendekatan “In China, For China” guna meningkatkan daya saing dan aksesibilitas merek.
Setelah penyesuaian harga, jumlah model BMW dengan banderol di bawah 300.000 yuan di China meningkat dari tiga menjadi sepuluh unit, di tengah tekanan kuat dari produsen mobil lokal.
Sumber: Antaranews