![]() |
| Foto kolase menunjukkan Presiden Rusia Vladimir Putin (kiri) dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy (kanan). (ANTARA) |
KYIV, Tajukkalimantan.com - Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha menyatakan Presiden Volodymyr Zelenskyy siap bertemu langsung dengan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk membahas isu teritorial serta pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhya yang kini dikuasai Rusia.
Sybiha menegaskan pertemuan tersebut diperlukan untuk menyelesaikan persoalan paling sensitif yang hingga kini masih menghambat tercapainya kesepakatan damai antara Ukraina dan Rusia.
Ukraina juga berencana menandatangani kesepakatan perdamaian 20 poin yang diusulkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan berharap Amerika Serikat menandatangani kesepakatan serupa dengan Rusia.
Menurut Sybiha, Uni Eropa tidak akan menjadi bagian langsung dari skema perdamaian tersebut, meski tetap terlibat dalam proses negosiasi serta jaminan keamanan yang masih dibahas.
Sementara itu, perbedaan sikap antara Rusia, Ukraina, dan Uni Eropa terus mengemuka, terutama terkait penarikan pasukan Ukraina dari Donbas yang menjadi syarat utama Moskow dalam setiap rencana perdamaian.
Sumber: Sputnik
%20dan%20Presiden%20Ukraina%20Volodymyr%20Zelenskyy%20(kanan).%20(ANTARA).jpg)