![]() |
| Staf Ahli Gubernur Kalteng Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Yuas Elko. (beritasampit.com) |
PALANGKA RAYA, Tajukkalimantan.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah meminta seluruh pedagang dan pelaku usaha mematuhi ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) guna menjaga stabilitas harga pangan menjelang Ramadan.
Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Yuas Elko, menegaskan kepatuhan terhadap harga acuan pemerintah merupakan bentuk kepedulian sosial demi melindungi daya beli masyarakat.
Sebagai langkah intervensi, Pemprov menghadirkan Gerakan Pangan Murah dengan subsidi Rp2.000 hingga Rp10.000 per komoditas agar harga tetap terjangkau dan tidak dimanfaatkan spekulan.
Pemerintah juga mendistribusikan bahan pokok bersubsidi seperti 10 ton beras premium, bawang merah dan putih, gula konsumsi, minyak goreng kemasan, serta telur ayam ras untuk memperkuat stok pasar.
Program ini dilaksanakan serentak di sembilan kabupaten/kota prioritas di Kalteng dan akan diperluas ke wilayah lain demi menjaga stabilitas ekonomi daerah selama bulan suci.
Sumber: beritasampit.com
.jpg)