![]() |
| Gubernur Kalteng Agustiar Sabran (kanan) bersama Pelaksana Tugas Sekda Leonard S Ampung serta lainnya di kawasan Bundaran Besar Palangka Raya, belum lama ini. (Diskominfosantik Kalteng) |
PALANGKA RAYA, Tajukkalimantan.com – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran memprioritaskan belanja APBD 2026 untuk program yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Pemprov Kalteng melakukan efisiensi anggaran dengan mengurangi perjalanan dinas dan rapat di hotel, serta mengarahkan belanja ke sektor yang lebih bermanfaat.
Meski APBD 2026 sebesar Rp5,4 triliun turun dari Rp10,2 triliun pada 2025, pemerintah tetap fokus pada kesehatan, pendidikan, dan penguatan ekonomi sosial.
Sebanyak 650 ribu warga tidak mampu ditanggung iuran BPJS Kesehatannya, serta 279.434 keluarga menerima bantuan Kartu Huma Betang Sejahtera berupa paket pangan Rp150 ribu dan bantuan tunai Rp250 ribu melalui Bulog dan Bank Kalteng.
Pemprov juga memverifikasi data calon penerima insentif seperti ustadz, pendeta, marbot, guru Sekolah Minggu, ketua RT/RW, bhabinkamtibmas, dan babinsa dengan besaran menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.
Sumber: Antara Kalteng
%20bersama%20Pelaksana%20Tugas%20Sekda%20Leonard%20S%20Ampung%20serta%20lainnya%20di%20kawasan%20Bundaran%20Besar%20Palangka%20Raya,%20belum%20lama%20ini.%20(Diskominfosantik%20Kalteng).jpg)