![]() |
| Dokumentasi BPB-PK Kalteng saat pemadaman Karhutla. (FOTO BPB-PK) |
PALANGKA RAYA, Tajukkalimantan.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mewaspadai potensi peningkatan kebakaran hutan dan lahan pada 2026 akibat kemarau panjang.
BPBD Kalteng menyebut peringatan dini telah diterima, termasuk dampak fenomena El Nino yang berpotensi memperparah kekeringan.
Data hingga awal April mencatat ratusan kejadian karhutla dengan ratusan hektare lahan terbakar serta ratusan titik hotspot.
Sebagian besar kebakaran disebut dipicu aktivitas manusia sehingga diperlukan kesadaran bersama untuk mencegahnya.
Pemprov kini memprioritaskan langkah pencegahan dan pemadaman dini agar kebakaran tidak meluas selama musim kemarau.
Sumber: Prokalteng.co
.jpg)