![]() |
| Gunung Api Ile Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, kembali menunjukkan aktivitas vulkanik. (Arsip PVMBG Flores Timur). |
FLORES TIMUR, TajukKalimantan.com - Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, kembali mengalami erupsi pada Jumat pagi sekitar pukul 06.57 WITA.
Erupsi tersebut menghasilkan kolom abu vulkanik setinggi sekitar 2.500 meter di atas puncak gunung.
Ketua Pos Pengamatan Gunung Api Lewotobi Laki-laki, Herman Yosef Mboro, mengonfirmasi kejadian tersebut melalui laporan resmi yang diterbitkan pada Jumat pagi.
Menurut laporan, tinggi kolom abu yang teramati mencapai sekitar 4.084 meter di atas permukaan laut.
Kolom abu terlihat berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan bergerak ke arah barat hingga barat laut.
Aktivitas erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 14,8 milimeter.
Durasi erupsi tercatat berlangsung selama sekitar 3 menit 35 detik.
Gunung Lewotobi Laki-laki memiliki ketinggian 1.584 meter di atas permukaan laut dan berada di Desa Nurabelen, Kecamatan Ilebura.
Sebelumnya, gunung tersebut juga mengalami erupsi pada Jumat dini hari sekitar pukul 02.14 WITA.
Pada erupsi sebelumnya, abu vulkanik teramati menyembur hingga 2.000 meter di atas puncak gunung.
Saat ini, Gunung Lewotobi Laki-laki masih berstatus Siaga atau Level III.
{nextPage}
Pihak pengamatan gunung api mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius lima kilometer dari pusat erupsi.
Warga juga diminta mewaspadai potensi banjir lahar hujan yang dapat terjadi saat hujan deras mengguyur wilayah sekitar gunung.
Daerah yang perlu meningkatkan kewaspadaan antara lain Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote.
Masyarakat yang terdampak hujan abu vulkanik dianjurkan menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut.
Langkah tersebut penting dilakukan untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan abu vulkanik.
Sumber: CNN Indonesia
..jpg)