![]() |
| Seorang warga berada di area kuburan massal sementara bagi orang-orang yang tewas akibat serangan udara Israel di Haret Saida, Lebanon selatan. (ANTARA) |
BEIRUT, Tajukkalimantan.com - Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan jumlah korban tewas akibat serangan Israel telah mencapai 3.593 orang sejak 2 Maret.
Selain korban meninggal, sebanyak 10.990 orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka.
Dalam laporan terbaru, tercatat 67 orang tewas dan 257 orang terluka hanya dalam kurun 24 jam terakhir.
Korban terus bertambah di tengah berlanjutnya serangan yang terjadi di sejumlah wilayah Lebanon.
Kantor berita NNA sebelumnya melaporkan seorang jenderal militer Lebanon dan sopirnya tewas dalam serangan terhadap kendaraan mereka di Lebanon selatan.
Insiden tersebut terjadi saat kendaraan yang mereka tumpangi menjadi sasaran serangan di jalan raya.
Militer Israel dilaporkan masih melancarkan serangan ke wilayah Lebanon selatan meski telah ada kesepakatan gencatan senjata.
Pemerintah Lebanon menilai serangan tersebut melanggar kedaulatan negara dan menghambat upaya stabilisasi keamanan di kawasan selatan.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
.jpg)