Trump Yakin Konflik dengan Iran Berakhir dengan Kemenangan AS

Ilustrasi - Bendera Iran dan Amerika Serikat. (ANTARA)


    WASHINGTON, Tajukkalimantan.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim negaranya akan meraih "kemenangan total" atas Iran dalam waktu dua pekan ke depan.

Pernyataan tersebut disampaikan Trump dalam rapat umum virtual untuk Senator Lindsey Graham yang merupakan salah satu sekutu dekatnya dari Partai Republik.

Trump menyebut Amerika Serikat saat ini berada dalam posisi unggul dan optimistis hasil akhir konflik akan menguntungkan pihaknya.

Ia juga menilai kemenangan tersebut akan berdampak positif terhadap pasar energi global, termasuk menurunkan harga minyak secara signifikan.


Pernyataan itu muncul hanya beberapa jam setelah Iran dan Israel sepakat menghentikan eskalasi ketegangan yang meningkat dalam beberapa hari terakhir.

Sebelumnya, Iran mengumumkan penghentian serangan terhadap Israel namun tetap memperingatkan akan memberikan respons keras jika operasi militer Israel di Lebanon berlanjut.

Militer Iran menyatakan bahwa Israel dan para sekutunya seharusnya telah memahami konsekuensi dari respons yang diberikan Teheran.

Ketegangan kawasan meningkat setelah Israel melancarkan serangan ke Beirut, Lebanon, meski gencatan senjata masih berlaku.

{nextPage}

Serangan tersebut kemudian dibalas Iran dengan peluncuran rudal ke wilayah utara Israel yang memicu serangan udara lanjutan dari Israel ke sejumlah target di Iran.

Trump sebelumnya juga menyerukan agar kedua negara segera menghentikan pertempuran melalui unggahan di platform media sosial Truth Social.

Pada Senin malam, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan pertempuran dengan Iran telah berhenti untuk sementara waktu, namun Israel siap membalas jika kembali menjadi sasaran serangan.

Sumber: Anadolu
Lebih baru Lebih lama