BANJARMASIN, Tajukkalimantan.com - Kebakaran melanda kawasan Jalan Gubernur Soebardjo, Kelurahan Basirih, Kecamatan Banjarmasin Barat, tepatnya di area Ekspedisi Anugerah, Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 17.45 Wita.
Peristiwa tersebut menghanguskan sedikitnya empat bangunan, dua unit truk tronton, serta dua sepeda motor. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun kerugian materi diperkirakan cukup besar dan masih dalam proses pendataan.
Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Barat, Iptu Indra Permadi mengatakan berdasarkan hasil penyelidikan awal, api pertama kali terlihat sudah membesar dari sebuah bedakan yang digunakan sebagai tempat istirahat sopir milik Hepi Purnomo.
"Berdasarkan keterangan para saksi di lokasi, saat kejadian api sudah dalam kondisi membesar dari dalam bedakan tempat istirahat sopir milik saudara Hepi Purnomo. Kobaran api kemudian dengan cepat merambat ke bangunan yang berada di sampingnya," ujar Indra kepada wartawan.
Di sisi lain, puluhan relawan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) Kota Banjarmasin bersama setempat bergerakcepat melakukan pemadaman.
"Proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam hingga api berhasil dikuasai. Berkat upaya bersama petugas pemadam dan warga, kobaran api akhirnya dapat dipadamkan sehingga tidak meluas ke bangunan lainnya," jelasnya.
{nextPage}
Akibat insiden tersebut, tiga bangunan milik perusahaan ekspedisi dan satu rumah warga ludes terbakar. Selain itu, dua unit truk tronton serta dua sepeda motor juga mengalami kerusakan akibat kobaran api.
Korban terdampak di antaranya Hepi Purnomo yang kehilangan bedakan sopir, bengkel ekspedisi, serta satu unit truk tronton yang terbakar sebagian. Kemudian Muhammad Yusuf kehilangan rumah beserta satu unit sepeda motor Honda Vario 125, Widi kehilangan gudang Ekspedisi Afna, dan Parman kehilangan satu unit sepeda motor Honda Scoopy.
Namun demikian, Kanit Reskrim mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan mendalam terkait penyebab pasti kebakaran tersebut.
"Untuk penyebab kebakaran masih kami selidiki. Sementara total kerugian materi juga belum dapat ditaksir karena masih dilakukan pendataan," pungkasnya.
Tajukkalimantan.com/Ilham
Editor: Elpian
