BANJARMASIN, Tajukkalimantan.com - Video yang memperlihatkan seorang pria berinisial WY diamankan oleh warga bersama aparat kepolisian viral di media sosial. Dalam narasi yang beredar, pria tersebut disebut terlibat perkelahian menggunakan senjata tajam.
Namun, hasil penelusuran di lapangan menunjukkan fakta berbeda. WY diamankan bukan karena terlibat perkelahian, melainkan diduga mengamuk sambil membawa senjata tajam dalam kondisi mabuk di Jalan Batu Safir, Komplek Herlina Perkasa, Blok Batu Virus RT 46, Kelurahan Sungai Andai, Kecamatan Banjarmasin Utara, Sabtu (18/726) sore.
Ketua RT Setempat, Mugeni mengatakan aksi serupa bukan kali pertama dilakukan oleh WY. Menurutnya, warga sudah beberapa kali dibuat resah akibat ulah pria tersebut saat berada di bawah pengaruh minuman keras.
"Kejadian seperti ini memang sering terjadi. Sejak bulan puasa kemarin, kalau dia mabuk pasti mengamuk sambil membawa senjata tajam. Bahkan sebelumnya sudah ada warga yang terluka karena ulahnya," ujar Mugeni.
Ia menegaskan, tindakan WY telah mengganggu keamanan dan ketenangan lingkungan.
"Artinya, dia sudah sangat mengganggu ketenangan masyarakat sekitar," tambahnya.
Mugeni mengungkapkan, setiap kali mengamuk, WY kerap mendatangi rumah-rumah warga sambil membawa senjata tajam dan melontarkan ancaman.
{nextPage}
"Dia mengamuk ke rumah-rumah warga. Bahkan dinding rumah saya tadi ikut dirusaknya. Rumah tetangga juga mengalami kerusakan, termasuk kendaraan dan sejumlah barang di dalam rumah," katanya.
Terkait adanya korban luka dalam kejadian tersebut, Mugeni meluruskan bahwa luka itu bukan akibat perkelahian.
Menurutnya, seorang teman WY justru sengaja melukai dirinya sendiri sebagai upaya menghentikan amukan pelaku agar tidak menyerang warga lainnya.
"Yang terluka itu temannya sendiri. Dia melukai dirinya dengan maksud menenangkan WY, supaya cukup dirinya saja yang terluka dan warga lain tidak menjadi korban," jelas Mugeni.
Beruntung, aparat kepolisian segera tiba di lokasi sehingga WY berhasil diamankan sebelum situasi semakin memburuk. Selanjutnya, pria tersebut dibawa ke Mapolsek Banjarmasin Utara untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.
Diketahui, WY merupakan seorang sopir pikap yang berstatus sebagai warga pendatang. Ia baru sekitar enam bulan tinggal di kawasan Komplek Herlina Perkasa, Kelurahan Sungai Andai.
Tajukkalimantan.com/Ilham
Editor: Elpian
