![]() |
| Kepala Badan Gizi Nasional, Sudaryono, menegaskan Program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan optimal pasca putusan Mahkamah Konstitusi terkait penganggaran program. (Foto: BGN) |
JAKARTA, Tajukkalimantan.com – Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan optimal pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait penganggaran program tersebut. BGN menegaskan siap menjalankan seluruh kebijakan pemerintah sesuai mekanisme yang berlaku.
Kepala Badan Gizi Nasional, Sudaryono, mengatakan BGN sebagai lembaga pelaksana akan menjalankan setiap keputusan pemerintah terkait tindak lanjut putusan MK. Menurutnya, fokus utama BGN adalah memastikan masyarakat tetap menerima manfaat Program MBG secara maksimal.
"Kami adalah lembaga pemerintah di tingkat operasional. Apa pun keputusan negara dan kebijakan pemerintah nantinya, kami akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Tugas kami adalah memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan optimal untuk masyarakat," ujar Sudaryono, Jumat (31/7/2026).
Sudaryono menjelaskan, kebijakan mengenai penganggaran merupakan kewenangan pemerintah melalui mekanisme yang melibatkan kementerian dan lembaga terkait. Karena itu, BGN akan tetap berfokus pada pelaksanaan program agar layanan kepada masyarakat tidak terganggu.
Ia menegaskan, alokasi anggaran Program Makan Bergizi Gratis akan dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung peningkatan kualitas gizi masyarakat.
Selain memastikan program yang telah berjalan tetap berlangsung dengan baik, BGN juga terus menyelaraskan data bersama kementerian terkait guna mempercepat perluasan layanan, khususnya di daerah dengan prevalensi stunting yang masih tinggi. Langkah tersebut diharapkan membuat intervensi gizi lebih tepat sasaran.
{nextPage}
Sudaryono juga mengajak seluruh elemen masyarakat mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui Program Makan Bergizi Gratis.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan nasional membutuhkan kolaborasi semua pihak dengan mengedepankan optimisme, data, dan akal sehat dalam menyikapi berbagai kebijakan pemerintah.
Tajukkalimantan.com/Ilham
Editor: Elpian
