![]() |
| Himbauan tentang Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). (Tajukkalimantan.com/Fendy) |
PARINGIN, Tajukkalimantan.com – Memasuki Agustus 2026 yang menjadi puncak musim kemarau, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) maupun kebakaran permukiman.
Kepala Pelaksana BPBD Balangan, H. Rahmi, melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Jumaidil Hairi, Minggu (2/8/2026), mengatakan tren kejadian kebakaran dalam beberapa hari terakhir menunjukkan peningkatan sehingga perlu menjadi perhatian seluruh masyarakat.
BACA JUGA: BPBD Balangan Tingkatkan Kapasitas Relawan Destana dan Satlinmas untuk Perkuat Kesiapsiagaan Bencana
"Melihat situasi yang terjadi, eskalasi kebakaran hutan dan lahan maupun kebakaran permukiman mengalami peningkatan dalam sepekan terakhir. Karena itu, kami mengimbau seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan di lingkungan masing-masing," ujarnya.
Jumaidil menuturkan, kondisi cuaca pada bulan Agustus diperkirakan akan meningkatkan risiko terjadinya kebakaran. Menurutnya, situasi tersebut menjadi tanda bahwa Kabupaten Balangan telah memasuki kondisi darurat bencana karhutla sehingga diperlukan langkah pencegahan sejak dini.
Untuk meminimalkan risiko kebakaran, BPBD Balangan mengimbau masyarakat agar:
- Meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan sekitar.
- Tidak melakukan pembakaran lahan, sampah, maupun aktivitas lain yang berpotensi memicu kebakaran.
- Memastikan instalasi listrik, kompor, serta sumber api lainnya dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah.
- Mengawasi aktivitas anak-anak yang berpotensi menimbulkan api.
- Segera melaporkan kepada aparat desa, kecamatan, atau petugas terkait apabila menemukan titik api maupun indikasi kebakaran agar dapat segera dilakukan penanganan.
{nextPage}
BPBD Balangan menegaskan bahwa upaya pencegahan tidak dapat dilakukan pemerintah semata, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Kepedulian dan partisipasi warga dinilai menjadi faktor penting dalam mencegah meluasnya kebakaran serta melindungi keselamatan jiwa, harta benda, dan lingkungan.
"Kewaspadaan kita hari ini, menyelamatkan kita semua di masa depan," pungkas Jumaidil.
(Tajukkalimantan.com/Fendy)
.%20(Tajukkalimantan.com%20Fendy).jpg)