Dari Istana Isen Mulang, Gubernur Kalteng Pantau Langsung 32 Titik Rawan Karhutla

Pantauan Live 32 Titik Rawan Karhutla di Rumah Jabatan Gubernur Kalteng. (Dok Dishut Kalteng)


    PALANGKA RAYA, Tajukkalimantan.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memperkuat pengawasan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui Posko Pemantauan Karhutla di Istana Isen Mulang.

Posko yang berada di Rumah Jabatan Gubernur Kalteng tersebut menjadi pusat pemantauan kondisi karhutla secara langsung dan real-time.

Dari posko itu, Gubernur Kalteng Agustiar Sabran dapat memantau perkembangan situasi sekaligus berkomunikasi dengan petugas yang berada di lapangan.


Kepala Dinas Kehutanan Kalteng Agustan Saining mengatakan keberadaan posko tersebut menjadi langkah untuk mempercepat pengambilan keputusan dalam penanganan karhutla.

Menurutnya, Gubernur dapat melihat perkembangan kondisi di lapangan dari waktu ke waktu dan memberikan arahan sesuai tingkat keparahan kebakaran.

Posko tersebut telah beroperasi sekitar dua pekan dan terhubung dengan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) serta sejumlah titik pemantauan di berbagai wilayah Kalteng.

Sebanyak 32 titik pemantauan live ditempatkan di kawasan yang dinilai rawan karhutla serta wilayah dengan dukungan jaringan komunikasi yang memadai.

Salah satu wilayah yang menjadi perhatian utama adalah kawasan Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau, yang memiliki lahan gambut dengan potensi penyebaran api cukup tinggi.

Agustan menegaskan penanganan karhutla membutuhkan kolaborasi antara Pemprov Kalteng, TNI, Polri, pemerintah kabupaten, Masyarakat Peduli Api (MPA) dan Manggala Agni.

{nextPage}

Pemprov Kalteng juga melakukan sejumlah langkah teknis seperti pembuatan sekat bakar, pembersihan kanal sepanjang lebih dari enam kilometer serta pembangunan enam sumur bor untuk mendukung pemadaman.

Selain penanganan dari darat, kekuatan udara diperkuat dengan tiga helikopter water bombing dan satu helikopter patroli bantuan BNPB, serta persiapan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Berdasarkan data hingga Selasa (11/8/2026) pukul 18.00 WIB, tercatat 603 hotspot di Kalteng dengan 48 kejadian karhutla dan luas lahan terbakar hasil laporan serta verifikasi mencapai 65,92 hektare, sementara estimasi citra satelit Landsat 8 mencapai 3.069,52 hektare.

Sumber: Detik.com
Lebih baru Lebih lama