![]() |
| Suasana saat Rakor Pengendalian Inflasi yang dirangkaikan dengan Evaluasi Dukungan Pemerintah Daerah dalam Program 3 Juta Rumah secara daring. (MMC Kalteng) |
PALANGKA RAYA, Tajukkalimantan.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi yang dirangkaikan dengan evaluasi dukungan pemerintah daerah terhadap Program 3 Juta Rumah.
Rakor tersebut diikuti Staf Ahli Gubernur Kalteng Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Yuas Elko secara daring dari Ruang Rapat Bajakah, Kantor Gubernur Kalteng.
Kegiatan tersebut dipimpin Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Tomsi Tohir dan membahas perkembangan inflasi serta Indeks Perkembangan Harga (IPH).
Pemerintah daerah dalam rakor diminta terus memantau harga dan distribusi pangan untuk menjaga stabilitas kebutuhan pokok masyarakat.
Yuas Elko menyampaikan kondisi IPH di Kalimantan Tengah saat ini masih terkendali dengan dukungan ketersediaan bahan pangan pokok yang dinilai mencukupi.
Ia menyebut penurunan IPH menunjukkan tekanan harga kebutuhan masyarakat masih dapat dikendalikan, termasuk untuk komoditas beras yang stoknya masih tersedia.
Meski demikian, musim kemarau menjadi salah satu tantangan terhadap distribusi barang ke sejumlah wilayah, khususnya kawasan pedalaman.
Penurunan debit sungai membuat aktivitas transportasi dan penyeberangan menjadi lebih terbatas sehingga turut memengaruhi distribusi kebutuhan masyarakat.
Kondisi tersebut salah satunya terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Katingan yang masih mengandalkan jalur sungai sebagai sarana transportasi.
{nextPage}
Yuas mengatakan keterbatasan layanan penyeberangan tidak hanya menghambat mobilitas masyarakat, tetapi juga dapat mengganggu distribusi bahan pokok dan barang lainnya.
Ia juga mendorong adanya pertimbangan modifikasi cuaca untuk mengurangi dampak kemarau sekaligus membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Menurutnya, asap karhutla di sejumlah wilayah sempat cukup pekat hingga mengganggu aktivitas masyarakat dan keselamatan lalu lintas, sehingga kondisi cuaca perlu menjadi perhatian bersama.
Sumber: RRI.co.id
.jpg)