![]() |
| Wabub Kalteng Edy Pratowo (kiri), Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan (kanan), meninjau penyaluran bantuan KHBS. (ANTARA) |
MUARA TEWEH, Tajukkalimantan.com - Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo menegaskan pentingnya sinergi pemerintah provinsi dan kabupaten dalam menghadapi kemarau panjang serta meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Pesan tersebut disampaikan Edy saat menghadiri penyaluran bantuan pangan karhutla dari Gubernur Kalteng kepada masyarakat di halaman Kantor Bupati Barito Utara, Senin.
Menurut Edy, penanganan dampak kemarau dan karhutla merupakan tanggung jawab bersama karena pemerintah provinsi dan kabupaten merupakan satu kesatuan dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.
Kehadiran Pemprov Kalteng di daerah, lanjutnya, menjadi bagian dari koordinasi sekaligus bentuk perhatian terhadap warga yang menghadapi dampak kekeringan dan karhutla.
Edy menyebut kondisi kemarau tahun ini berbeda karena berlangsung bersamaan dengan fenomena El Nino yang membuat cuaca menjadi lebih panas dan kering.
Kondisi tersebut turut meningkatkan potensi kebakaran, termasuk yang dapat dipicu kelalaian kecil seperti membuang puntung rokok sembarangan.
Berdasarkan informasi BMKG yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, musim kemarau diperkirakan berlangsung hingga November 2026, sedangkan kondisi panas dan kering akibat El Nino berpotensi bertahan hingga Januari 2027.
Karena itu, pemerintah tidak hanya perlu memperkuat pencegahan, mitigasi dan pemadaman karhutla, tetapi juga memastikan kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak tetap terpenuhi.
Salah satu kebutuhan yang menjadi perhatian adalah ketersediaan air bersih di wilayah yang mengalami kekeringan.
{nextPage}
Pemprov dan pemkab dapat menyalurkan air menggunakan mobil tangki serta menyiapkan sumber air dan sumur bor agar masyarakat lebih mudah memperoleh kebutuhan tersebut.
Dalam penyaluran bantuan di Barito Utara, masyarakat menerima beras, minyak goreng dan gula secara gratis, serta masker, vitamin dan bantuan tunai sebesar Rp250 ribu.
Edy mengajak seluruh masyarakat menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan selama kemarau masih berlangsung, seraya menekankan bahwa persoalan karhutla akan lebih mudah dihadapi melalui kerja sama seluruh pihak.
Sumber: Antara Kalteng
,%20Wakil%20Bupati%20Felix%20Sonadie%20Y%20Tingan%20(kanan),%20meninjau%20penyaluran%20bantuan%20KHBS.%20(ANTARA).jpg)