Pemprov Kalteng Perluas Distribusi Air Bersih di Tengah Dampak Kabut Asap

Pendistribusian air bersih di wilayah Kalteng. (Dok. Pemprov Kalteng)


    PALANGKA RAYA, Tajukkalimantan.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memperluas distribusi air bersih ke seluruh kabupaten dan kota sebagai upaya mengurangi dampak kabut asap akibat karhutla.

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran menginstruksikan jajarannya memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama kondisi darurat.

Menurutnya, dampak karhutla tidak hanya mengganggu pernapasan, tetapi juga memengaruhi ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah.


Kondisi tersebut terjadi karena sebagian sumur warga mulai mengering dan kualitas sumber air mengalami penurunan.

Distribusi air bersih diprioritaskan ke daerah yang mengalami kabut asap parah sekaligus terdampak kekeringan.

Pemprov Kalteng mengerahkan truk tangki, tandon portabel, dan armada BPBD untuk menyalurkan air hingga ke permukiman warga.

Pemerintah juga menggandeng PDAM, perusahaan swasta, dan komunitas guna menambah armada serta memperluas titik distribusi.

Agustiar menegaskan pemerintah harus hadir memastikan masyarakat tetap memperoleh air untuk kebutuhan sehari-hari.

Selain distribusi langsung, Pemprov Kalteng membuka posko pengaduan bagi warga yang wilayahnya belum mendapatkan akses air bersih.

{nextPage}

Setiap laporan yang masuk akan segera ditindaklanjuti dengan pengerahan tim untuk menyalurkan air ke lokasi yang membutuhkan.

Agustiar mengajak ASN, relawan, dan masyarakat memperkuat semangat gotong royong dalam menghadapi dampak karhutla dan kekeringan.

Ia berharap kolaborasi seluruh pihak dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus memperkuat penanganan karhutla di Kalimantan Tengah.

Sumber: Kompas.com
Lebih baru Lebih lama