![]() |
| Pemprov Kalteng menyiapkan Rumah Oksigen, serta ruang istirahat sementara bagi warga yang mengalami sesak napas akibat paparan asap. (Pemprov Kalteng) |
PALANGKA RAYA, Tajukkalimantan.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyiapkan sejumlah langkah untuk melindungi masyarakat dari dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran menyiapkan Rumah Oksigen di sejumlah titik sekaligus membagikan ribuan masker gratis kepada masyarakat.
Rumah Oksigen disiapkan sebagai posko kesehatan darurat bagi warga yang mengalami gangguan pernapasan akibat paparan asap.
Fasilitas tersebut dilengkapi oksigen, nebulizer, tenaga medis, serta ruang istirahat sementara bagi masyarakat yang membutuhkan.
Agustiar mengatakan fasilitas itu terutama ditujukan untuk membantu anak-anak, lansia, dan kelompok masyarakat yang rentan terhadap gangguan pernapasan.
Pemprov Kalteng juga mengerahkan armada untuk mendistribusikan masker ke sekolah, pasar, terminal, dan kawasan permukiman.
Pembagian masker dilakukan bersama ASN, relawan, dan tim kesehatan agar bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Agustiar menegaskan pembagian masker merupakan bentuk perlindungan dasar bagi masyarakat selama kualitas udara terdampak kabut asap.
Ia juga meminta kepala daerah, camat, dan lurah aktif mendata warga yang memiliki penyakit bawaan seperti asma dan ISPA.
{nextPage}
Data tersebut akan digunakan untuk menentukan prioritas penerima layanan di Rumah Oksigen dan bantuan kesehatan lanjutan.
Dalam penanganannya, Pemprov Kalteng berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, BNPB, BMKG, TNI-Polri, organisasi masyarakat, dan perguruan tinggi.
Agustiar mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah, menggunakan masker, serta menjaga kondisi tubuh dengan banyak minum air putih selama kabut asap masih terjadi.
Sumber: Kompas.com
.jpg)