![]() |
| Gubernur Kalteng Agustiar Sabran menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak Karhutla di Kabupaten Sukamara. (biroadpim.kalteng) |
SUKAMARA, Tajukkalimantan.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta penerima KHBS di Kabupaten Sukamara, Senin (5/10/2026).
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran bersama Ketua TP PKK Provinsi Kalteng Aisyah Thisia Agustiar Sabran turun langsung dalam kunjungan tersebut untuk melihat kondisi masyarakat dan memastikan kebutuhan warga mendapat perhatian.
Kunjungan juga dihadiri Bupati Sukamara Masduki, Wakil Bupati Nur Efendi, jajaran pemerintah daerah, serta unsur Forkopimda Kabupaten Sukamara.
Di Kecamatan Pantai Lunci, Pemprov Kalteng menyalurkan 1.000 paket bantuan pangan kepada warga terdampak Karhutla.
Setiap paket bantuan tersebut berisi 5 kilogram beras, 1 kilogram gula pasir, dan 1 liter minyak goreng untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat.
Selain bantuan pangan, sebanyak 164 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Pantai Lunci menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) sebesar Rp250 ribu per KPM.
Masyarakat juga mendapatkan dukungan berupa masker dan vitamin untuk membantu menjaga kesehatan di tengah dampak Karhutla.
Gubernur meminta pemerintah kabupaten, camat, dan kepala desa memperkuat proses verifikasi serta validasi data KHBS agar bantuan dapat diterima masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Penyaluran bantuan juga dilaksanakan di Kantor Bupati Sukamara dengan rangkaian kegiatan berupa bantuan pangan, BLT KHBS, pemeriksaan kesehatan gratis, pembagian masker dan vitamin, serta distribusi air bersih.
{nextPage}
Dalam kesempatan tersebut, Agustiar juga mendorong penguatan sarana penanganan Karhutla, termasuk pemanfaatan sumur bor yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan air bersih sekaligus mendukung pemadaman kebakaran.
Bupati Sukamara Masduki menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemprov Kalteng terhadap kebutuhan dasar masyarakat di tengah kondisi kemarau panjang dan ancaman Karhutla.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemprov Kalteng memperkuat perlindungan masyarakat melalui bantuan pangan, KHBS, layanan kesehatan, serta dukungan penanganan dampak Karhutla di wilayah Sukamara.
Sumber: Biroadpim Kalteng
.jpg)