![]() |
| Kapolri Suyudi sertijab dengan Listyo Sigit. (REUTERS) |
JAKARTA, Tajukkalimantan.com - Polri menggelar upacara tradisi penyerahan panji-panji kepolisian sebagai bagian dari rangkaian serah terima jabatan Kapolri di Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (2/10/2026).
Upacara tersebut dipimpin Teknisi Jibom Utama TK II Korbrimob Polri Brigjen Amostian sebagai komandan upacara.
Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan mars Polri dan dilanjutkan penghormatan pasukan kepada Jenderal Listyo Sigit Prabowo serta Jenderal Suyudi Ario Seto.
Dalam prosesi utama, Listyo Sigit menyerahkan panji Tribrata kepada Suyudi sebagai simbol peralihan kepemimpinan di tubuh Polri.
Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan penyerahan panji tersebut merupakan bagian dari rangkaian pergantian kepemimpinan di lingkungan Polri.
Menurut Trunoyudo, tradisi penyerahan panji kepolisian juga memiliki makna penghormatan terhadap perjalanan dan pengabdian pejabat Polri sebelumnya.
Pergantian kepemimpinan itu berlangsung setelah Presiden Prabowo Subianto melantik Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Suyudi menggantikan Listyo Sigit yang menjabat sebagai Kapolri sejak 27 Januari 2021 hingga 1 Oktober 2026.
Pengangkatan Suyudi sebagai Kapolri tercantum dalam keputusan presiden mengenai pemberhentian dan pengangkatan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia.
{nextPage}
Pada kesempatan yang sama, Presiden Prabowo melantik Wahyu Hadiningrat sebagai Wakapolri menggantikan Dedi Prasetyo.
Sebelum menjabat Wakapolri, Wahyu merupakan Asisten Utama Kapolri Bidang Perencanaan Umum dan Anggaran, sedangkan Dedi Prasetyo kemudian dipercaya memimpin Badan Reforma Agraria Nasional.
Tradisi penyerahan panji tersebut menjadi bagian dari rangkaian resmi pergantian kepemimpinan sekaligus penghormatan kepada pejabat Polri yang telah menyelesaikan masa tugasnya.
Sumber: CNN Indonesia
.jpg)