![]() |
| Arsip Foto - Deretan mobil di fasilitas produksi Changan Automobile Group Co, Ltd. (ANTARA) |
Tajukkalimantan.com – Pemerintah China melalui Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional bersama Kementerian Keuangan mengumumkan penyesuaian program subsidi tukar tambah kendaraan yang akan diberlakukan pada 2026.
Kebijakan baru tersebut mengatur pemberian subsidi berdasarkan persentase harga kendaraan baru bagi konsumen yang membuang atau memusnahkan kendaraan lama secara resmi.
Subsidi hingga 12 persen atau maksimal 20.000 yuan diberikan untuk pembelian kendaraan energi baru, sementara kendaraan berbahan bakar bensin bermesin 2.0 liter atau lebih kecil mendapat subsidi 10 persen dengan batas 15.000 yuan.
Selain pemusnahan kendaraan, pemerintah China juga memberikan subsidi tukar tambah kendaraan bekas dengan besaran berbeda untuk kendaraan energi baru maupun kendaraan bensin sesuai ketentuan mesin.
Program ini hanya berlaku bagi kendaraan lama yang terdaftar sebelum batas waktu tertentu dan atas nama pemohon yang sama dengan kendaraan baru, dengan persyaratan administrasi yang ditetapkan pemerintah pusat dan provinsi.
Sumber: Antaranews
.jpg)