![]() |
| Arsip foto - Petugas menunjukkan pecahan mata uang Rupiah dan Dolar Amerika Serikat (AS) di Kantor Cabang BNI Pasar Baru, Jakarta. (ANTARA) |
JAKARTA, Tajukkalimantan.com - Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan Jumat pagi menguat 49 poin atau 0,29 persen menjadi Rp16.847 per dolar AS dari posisi sebelumnya Rp16.896 per dolar AS.
Penguatan rupiah terjadi seiring pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menepis kemungkinan penggunaan kekuatan militer untuk merebut Greenland, sehingga meredakan sentimen geopolitik global.
Presiden Direktur PT Doo Financial Futures Ariston Tjendra menilai sentimen positif juga tercermin dari penguatan indeks saham Asia dan Amerika Serikat serta mata uang negara berkembang terhadap dolar AS.
Meski demikian, Ariston memperkirakan penguatan rupiah akan terbatas di kisaran Rp16.780 hingga Rp16.800 per dolar AS karena tekanan domestik masih cukup besar.
Tekanan tersebut antara lain berasal dari kebijakan moneter Bank Indonesia yang dinilai longgar, stimulus fiskal besar pemerintah, serta kondisi bencana yang berpotensi menahan laju pertumbuhan ekonomi.
Sumber: Antaranews
%20di%20Kantor%20Cabang%20BNI%20Pasar%20Baru,%20Jakarta.%20(ANTARA).jpg)