![]() |
| Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, memberikan keterangan kepada awak media usai meninjau ketersediaan energi di SPBU wilayah Jawa Tengah, Kamis (26/3). |
Kepastian tersebut disampaikan Bahlil usai melakukan pemantauan langsung ke sejumlah titik distribusi energi, di antaranya SPBU Rest Area 519B Sragen dan SPBU Bolon, Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis (26/3).
Dalam peninjauan itu, Bahlil memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM), baik solar maupun bensin, dalam kondisi aman.
Ia juga mengecek kesiapan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) serta sistem pembangkit listrik untuk mendukung kebutuhan masyarakat selama libur Lebaran.
“Alhamdulillah, kami dapat melaporkan bahwa sejak 10 hari sebelum Hari Raya hingga saat ini, seluruh sektor energi berjalan baik berkat kerja sama tim dan masyarakat,” ujarnya
Ia menegaskan, Kementerian ESDM telah memastikan kebutuhan energi masyarakat, termasuk BBM dan LPG, tetap terpenuhi selama masa mudik dan arus balik. Dengan begitu, masyarakat dapat merayakan Lebaran dan berkumpul bersama keluarga dengan aman dan nyaman.
Lebih lanjut, Bahlil menyampaikan bahwa pemerintah, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, terus menjaga stabilitas pasokan energi nasional di tengah dinamika global, termasuk dampak konflik di Timur Tengah terhadap distribusi energi dunia.
Ia juga menekankan bahwa Indonesia mulai mengurangi ketergantungan impor, khususnya untuk solar, yang disebutnya kini tidak lagi diimpor. Sementara untuk bensin, sekitar 50 persen masih berasal dari impor, namun pemerintah terus mencari alternatif pasokan, termasuk sumber minyak mentah (crude).
“Harus saya yakinkan kepada rakyat Indonesia bahwa pasokan energi kita aman. Tidak perlu panik,” tegasnya.
Di sisi lain, Bahlil mengajak masyarakat untuk turut berperan dalam menjaga ketahanan energi dengan menggunakan energi secara bijak. Ia mengingatkan agar penggunaan LPG tidak boros serta BBM di SPBU dimanfaatkan sesuai peruntukannya.
“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Kita butuh dukungan masyarakat agar penggunaan energi lebih efisien dan tepat sasaran,” tandasnya.
Sumber: Kementerian ESDM
Tajukkalimantan.com/Ilham
Tajukkalimantan.com/Ilham
