![]() |
Ketua Umum Pimpinan Pusat Aisyiyah, Dr. apt. Salmah Orbayinah, M.Kes saat menyampaikan kewaspadaan terhadap ancaman krisis global usai menghadiri kegiatan Gerakan Perempuan Mengaji di Banjarmasin. |
BANJARMASIN, Tajukkalimantan.com - Ketua Umum Pimpinan Pusat Aisyiyah, Dr. apt. Salmah Orbayinah, M.Kes mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan seluruh kader dalam menghadapi dinamika global yang berpotensi berdampak pada Indonesia, khususnya di sektor energi dan ekonomi.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri kegiatan Gerakan Perempuan Mengaji yang digelar Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Kalimantan Selatan di Masjid Al-Jihad Banjarmasin, Minggu (29/3/26) pagi.
Salmah meminta PWA Kalimantan Selatan untuk tetap solid, satu visi, serta selaras dengan kebijakan pemerintah dalam menyikapi berbagai tantangan ke depan.
“Jadi kepempimpinan di Kalsel harus bisa mengarahkan semua pimpinan satu pemahaman, satu visi, dalam antasipasi aturan pemerintah. Dalam kondisi saat ini kita khawatir berimbas ke Indonesia ataupun Aisyiyah,” jelasnya.
Menurut Salmah, Aisyiyah sebagai organisasi dengan jaringan amal usaha yang luas, yang memiliki kerentanan tersendiri jika terjadi krisis global.
“Aisyiyah memiliki 10 perguruan tinggi, 202 ribu taman kanak-kanak (TK), 58 rumah sakit, hingga 183 panti asuhan. Kalau terjadi krisis energi, krisis gas, krisis minyak, pasti berimbas terhadap amal usaha yang kita punya,” ujarnya.
Karena itu, ia mengimbau seluruh anggota Aisyiyah di Indonesia dan Kalsel untuk mulai menerapkan pola hidup efisien, bijak dalam penggunaan sumber daya, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai kemungkinan yang terjadi.
“Jika benar nanti terjadi krisis di Indonesia, Aisyiyah harus bisa mengantisipasi agar dampaknya tidak meluas bagi masyarakat,” tutur Salmah.
Lebih lanjut, Salmah menegaskan bahwa gerakan Aisyiyah tidak boleh hanya berhenti pada aktivitas sosial semata, melainkan harus berlandaskan nilai-nilai Ilahiah seperti iman, takwa, dan kepedulian terhadap sesama.
Dengan fondasi tersebut, ia optimistis setiap langkah yang dilakukan Aisyiyah akan memberikan dampak nyata dan manfaat luas bagi masyarakat.
“Kita tidak bisa diam, kita tidak bisa melakukan langkah kecil untuk sebuah tujuan yang besar. Jadi dengan pemerintah kita harus bahu-membahu, besinergi untuk menyelesaikan berbagai persoalan, sekaligus tetap memberikan masukan dengan banyak hal kebijakan dengan cara yang baik,” pungkasnya.
Tajukkalimantan.com/ilham
Editor: Elpian
