Polisi Ungkap 53 Anak Jadi Korban Dugaan Kekerasan di Daycare Yogyakarta

Polisi menyebut korban kekerasan di Daycare Little Aresha, Yogyakarta berjumlah 53 anak. (detikjogja)


    YOGYAKARTA, Tajukkalimantan.com – Aparat Polresta Yogyakarta mengungkap sebanyak 53 anak diduga menjadi korban kekerasan di daycare Little Aresha, Sorosutan, Umbulharjo.

Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Riski Adrian, menyatakan jumlah tersebut berdasarkan data sementara dan masih berpotensi bertambah seiring pendalaman kasus.

Penyelidikan terus dilakukan guna mengungkap seluruh fakta, termasuk kemungkinan adanya korban lain yang belum terdata.

Penggerebekan yang dilakukan polisi menemukan adanya perlakuan tidak manusiawi terhadap anak-anak di lokasi tersebut.


Petugas mendapati sejumlah anak diduga mengalami tindakan kekerasan seperti tangan dan kaki diikat oleh pengasuh.

Temuan tersebut memperkuat dugaan praktik penganiayaan yang sebelumnya dilaporkan oleh masyarakat.

Dalam operasi tersebut, polisi juga telah mengamankan 30 orang yang terdiri dari pengasuh, pimpinan yayasan, dan petugas keamanan.

{nextPage}

Seluruh pihak yang diamankan saat ini masih menjalani pemeriksaan untuk menentukan peran masing-masing dalam kasus tersebut.

Hingga kini, pihak pengelola daycare belum memberikan pernyataan resmi terkait dugaan kekerasan yang terjadi.

Polisi menegaskan akan menindak tegas pelaku apabila terbukti bersalah serta memastikan perlindungan bagi para korban.

Kasus ini menjadi perhatian serius karena melibatkan anak-anak sebagai korban dalam lingkungan yang seharusnya aman.

Sumber: CNN Indonesia
Lebih baru Lebih lama