Terungkap! Fakta Kasus Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta

Lokasi tempat penitipan anak (daycare) usai digrebek polisi karena diduga melakukan penganiayaan terhadap anak di Sorosutan, Umbulharjo, Kota Jogja. (detikjogja)


   YOGYAKARTA, Tajukkalimantan.com – Kasus dugaan kekerasan terhadap anak di daycare Little Aresha, Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, mencuat dan menjadi perhatian publik setelah diungkap oleh Polresta Yogyakarta.

Penggerebekan dilakukan setelah polisi menerima laporan dari orang tua terkait dugaan penganiayaan terhadap anak-anak yang dititipkan di tempat tersebut.

Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Riski Adrian, membenarkan adanya tindakan kekerasan yang dilakukan oleh pengelola daycare terhadap anak-anak.

Sejumlah orang tua mengungkapkan adanya tanda lebam pada tubuh anak hingga dugaan tindakan penguncian anak di kamar mandi oleh pengasuh.


Dari hasil penyelidikan sementara, jumlah korban kekerasan tercatat mencapai 53 anak dan masih berpotensi bertambah.

Polisi juga mengamankan 30 orang dalam penggerebekan yang terdiri dari pengasuh, pimpinan yayasan, hingga petugas keamanan.

Seluruh pihak yang diamankan menjalani pemeriksaan intensif untuk mendalami peran masing-masing dalam kasus tersebut.

{nextPage}

Kapolresta Yogyakarta, Eva Guna Pandia, menyatakan sebanyak 13 orang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Para tersangka terdiri dari kepala yayasan, kepala sekolah, serta sejumlah pengasuh yang diduga terlibat langsung dalam praktik kekerasan.

Polisi menemukan adanya perlakuan tidak manusiawi, seperti mengikat tangan dan kaki anak-anak selama berada di daycare.

Kasus ini menyoroti pentingnya pengawasan ketat terhadap lembaga penitipan anak guna menjamin keselamatan dan perlindungan anak.

Penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap fakta lain serta memastikan seluruh pelaku mendapatkan sanksi sesuai hukum yang berlaku.

Sumber: CNN Indonesia
Lebih baru Lebih lama