AI Dipakai Rekonstruksi Suara Pilot Korban Kecelakaan Pesawat UPS

Ilustrasi - Hacker atau peretas mencoba membongkar keamanan siber. (ANTARA)


    WASHINGTON DC, Tajukkalimantan.com - National Transportation Safety Board untuk sementara menutup akses ke sistem docket mereka setelah suara pilot yang tewas dalam kecelakaan pesawat UPS diduga direkonstruksi menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau AI.

Menurut laporan Tech Crunch, langkah tersebut diambil setelah rekonstruksi suara pilot dari kecelakaan UPS Flight 2976 beredar luas di internet.

Dalam aturan hukum federal Amerika Serikat, NTSB memang dilarang memasukkan rekaman audio kokpit asli ke dalam sistem docket investigasi yang dapat diakses publik.

Sistem docket sendiri merupakan basis data resmi yang digunakan untuk menyimpan dan mempublikasikan dokumen hasil investigasi.


Namun, dalam investigasi kecelakaan tersebut, docket diketahui memuat file spektrogram dari perekam suara kokpit pesawat.

Spektrogram merupakan hasil pengolahan matematis yang mengubah sinyal suara menjadi gambar berdasarkan frekuensi suara tertentu.

YouTuber sains dan astronomi, Scott Manley, mengungkapkan bahwa data dalam gambar spektrogram berpotensi digunakan untuk merekonstruksi audio.

{nextPage}

Hal itulah yang kemudian dilakukan sejumlah pihak dengan memanfaatkan data spektrogram serta transkrip percakapan kokpit yang tersedia untuk publik.

Mereka disebut menggunakan alat AI seperti OpenAI Codex untuk membuat perkiraan suara pilot dalam rekaman kokpit tersebut.

NTSB menyatakan rekonstruksi audio itu berkaitan dengan investigasi kecelakaan UPS Flight 2976 di Louisville, Kentucky.

Pada Jumat waktu setempat, NTSB kembali membuka akses publik ke sistem docket mereka, namun tetap menutup 42 investigasi lain untuk peninjauan lebih lanjut, termasuk kasus Flight 2976.

Sumber: Antaranews
Lebih baru Lebih lama