![]() |
| Pengusaha Amerika Serikat (AS) Elon Musk. (ANTARA) |
JAKARTA, Tajukkalimantan.com - Elon Musk mengumumkan bahwa perusahaan kecerdasan buatan miliknya, xAI, tidak lagi akan beroperasi sebagai perusahaan yang berdiri sendiri.
Pernyataan tersebut disampaikan Musk melalui platform media sosial X saat menanggapi unggahan mengenai restrukturisasi bisnis xAI.
Menurut Musk, xAI nantinya akan dibubarkan sebagai entitas terpisah dan diintegrasikan menjadi bagian dari SpaceXAI yang disebut sebagai produk kecerdasan buatan milik SpaceX.
Langkah tersebut dinilai menjadi bagian dari strategi Elon Musk untuk menggabungkan pengembangan teknologi kecerdasan buatan dengan proyek eksplorasi antariksa yang dijalankan SpaceX.
Dalam pernyataan resmi yang dipublikasikan di situs xAI dengan nama “SpaceXAI”, perusahaan juga mengumumkan kerja sama baru dengan perusahaan AI asal Amerika Serikat, Anthropic.
Kerja sama tersebut memungkinkan SpaceXAI mendapatkan akses terhadap Colossus 1 yang disebut sebagai salah satu superkomputer AI terbesar dan tercepat proses pengaktifannya di dunia.
Teknologi superkomputer itu diyakini akan mendukung pengembangan sistem kecerdasan buatan yang lebih canggih untuk berbagai kebutuhan teknologi masa depan.
{nextPage}
xAI sendiri merupakan perusahaan AI yang didirikan Elon Musk pada 2023 dengan fokus pengembangan chatbot dan teknologi kecerdasan buatan generatif.
Salah satu produk utama yang dikembangkan perusahaan tersebut adalah chatbot AI Grok yang terintegrasi dengan platform X milik Elon Musk.
Pada Februari lalu, xAI juga sempat mengumumkan bahwa SpaceX telah mengakuisisi perusahaan tersebut sebagai bagian dari pengembangan ekosistem teknologi berbasis AI.
Penggabungan xAI ke dalam SpaceXAI diperkirakan akan memperkuat ambisi Elon Musk dalam mengembangkan teknologi AI yang terhubung dengan berbagai proyek besar miliknya.
Sumber: ANTARA
%20Elon%20Musk.%20(ANTARA).jpg)