![]() |
| Jamaah haji Indonesia saat menjalani rangkaian ibadah haji di Mina, Arab Saudi, pada musim haji 1447 H/2026 M. |
MINA, Tajukkalimantan.com – Anggota Amirul Hajj 1447 H/2026 M, H.R. Muhammad Syafi’i, menilai penyelenggaraan ibadah haji tahun ini mengalami lompatan besar dalam kualitas pelayanan bagi jemaah Indonesia.
Peningkatan tersebut dinilai terlihat hampir di seluruh aspek layanan, mulai dari keberangkatan, transportasi, pemondokan, konsumsi hingga pelayanan kesehatan.
“Saya melihat ada energi baru dalam pelaksanaan haji tahun ini. Semangat kerja dan pelayanan sangat terasa di seluruh jajaran petugas,” ujar Muhammad Syafi’i di Mina.
Menurutnya, peningkatan kualitas layanan sudah tampak sejak fase keberangkatan jemaah di Tanah Air, khususnya terkait ketepatan jadwal penerbangan dan penguatan pemeriksaan kesehatan berbasis istitha’ah.
“Pemeriksaan kesehatan dilakukan ketat demi memastikan jemaah benar-benar siap menjalankan ibadah haji. Ini bentuk kehadiran negara menjaga keselamatan jemaah,” katanya.
Di sektor transportasi dan pemondokan, Syafi’i mengaku banyak menerima testimoni positif langsung dari para jemaah.
Ia menyebut pelayanan yang diberikan membuat jemaah merasa nyaman sejak pertama kali tiba di Arab Saudi.
“Banyak jemaah menyampaikan mereka merasa seperti tamu VIP. Datang langsung disambut, diarahkan ke bus, dan diantar sampai hotel,” ujarnya.
Keberadaan bus shalawat yang beroperasi selama 24 jam juga dinilai sangat membantu mobilitas jemaah menuju Masjidil Haram.
Selain itu, kualitas hotel jemaah disebut mengalami peningkatan signifikan, termasuk hotel di sektor yang berjarak lebih jauh dari Masjidil Haram namun memiliki akses transportasi yang baik.
“Jemaah merasa nyaman. Hotelnya baik, bersih, air dan pencahayaan bagus, serta akses transportasinya mendukung,” jelasnya.
Dari sisi konsumsi, Syafi’i mengaku hampir tidak menemukan keluhan berarti dari jemaah. Mayoritas jemaah justru memberikan apresiasi terhadap kualitas makanan yang disediakan selama pelaksanaan ibadah haji.
“Mayoritas jemaah justru mengapresiasi kualitas makanan yang disediakan,” tuturnya.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap peningkatan layanan kesehatan melalui optimalisasi klinik satelit di berbagai sektor pemondokan jemaah. Kerja sama Kementerian Haji dan Umrah dengan Saudi German Hospital dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat pelayanan kesehatan bagi jemaah Indonesia.
“Pelayanan kesehatan berjalan jauh lebih baik. Klinik satelit aktif melayani jemaah di bawah supervisi KKHI dan rumah sakit mitra,” ungkapnya.
Syafi’i berharap capaian positif penyelenggaraan ibadah haji tahun ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan pada musim haji mendatang.
“Kalau tahun ini sudah sangat baik dengan waktu persiapan yang relatif singkat, Insya Allah tahun depan bisa jauh lebih baik lagi,” tandasnya. (Kementerian Haji)
Tajukkalimantan.com/Ilham
