![]() |
| Forum Konsultasi Publik (FKP) di Aula RSUD Datu Kandang Haji Balangan. (Tajukkalimantan.com/Fendy) |
PARINGIN, Tajukkalimantan.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Datu Kandang Haji Balangan menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) di Aula RSUD Datu Kandang Haji Balangan, Selasa (19/5/2026).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Balangan, H Akhmad Fauzi, dan menjadi wadah evaluasi pelayanan sekaligus menyerap masukan masyarakat terkait kualitas layanan kesehatan di rumah sakit.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Balangan, Akhmad Fauzi, menyampaikan forum konsultasi publik menjadi ruang penting untuk menghimpun berbagai aspirasi, saran, hingga kritik dari masyarakat guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.
“Forum ini adalah wadah resmi untuk menghimpun aspirasi masyarakat yang nantinya akan menjadi pedoman dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di RSUD Datu Kandang Haji Balangan,” katanya.
BACA JUGA: Peringatan HUT ke-77 Proklamasi ALRI Divisi IV, Pemkab Balangan Tekankan Nilai Keikhlasan Pejuang
Menurutnya, pelayanan kesehatan yang baik tidak hanya ditunjang fasilitas dan peralatan medis yang memadai, tetapi juga kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Karena itu, ia menegaskan evaluasi pelayanan harus terus dilakukan agar pelayanan rumah sakit mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga mutu pelayanan di tengah perkembangan informasi dan media sosial yang sangat cepat.
“Sekarang ini, kesalahan kecil bisa cepat tersebar luas. Karena itu pelayanan kepada masyarakat harus benar-benar diperhatikan,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur RSUD Datu Kandang Haji Balangan, drg Sudirman, mengatakan forum konsultasi publik menjadi sarana untuk mengevaluasi sekaligus memastikan standar pelayanan rumah sakit berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
“Ketika kita memiliki standar pelayanan, maka ada rambu-rambu yang harus dipertanggungjawabkan demi terciptanya pelayanan yang berpihak kepada masyarakat,” katanya.
{nextPage}
Ia memastikan seluruh masukan yang disampaikan dalam forum tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan pelayanan rumah sakit ke depan.
Dalam forum tersebut, sejumlah persoalan pelayanan turut menjadi perhatian, salah satunya terkait lamanya waktu tunggu pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Tokoh masyarakat, Suprianto, mengapresiasi terselenggaranya forum dialog antara masyarakat dan pihak rumah sakit karena dinilai menjadi ruang terbuka untuk menjelaskan berbagai persoalan pelayanan kesehatan.
“Tadi dijelaskan bahwa lamanya pasien di IGD dipengaruhi beberapa faktor, salah satunya keterbatasan ruang rawat inap yang penuh. Selain itu juga disampaikan inovasi terbaru berupa sistem informasi pelayanan pasien,” jelasnya.
Wakil Bupati Balangan berharap seluruh aspirasi yang disampaikan dalam forum tersebut dapat ditindaklanjuti demi meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di RSUD Datu Kandang Haji Balangan.
“Semoga hasil forum ini dapat membawa perbaikan dan memberikan pelayanan kesehatan yang semakin baik bagi masyarakat,” tutupnya.
(Tajukkalimantan.com/Fendy)
%20di%20Aula%20RSUD%20Datu%20Kandang%20Haji%20Balangan.%20(Tajukkalimantan.com%20Fendy).jpg)