![]() |
| Grafik ilustrasi pertandingan penyisihan Grup E Piala Dunia 2026 antara Ekuador melawan Curacao. (ANTARA) |
KANSAS, Tajukkalimantan.com - Timnas Ekuador dan Curacao sama-sama menurunkan komposisi pemain terbaik saat bertemu pada laga kedua Grup E Piala Dunia 2026 di Stadion Arrowhead, Kansas, Minggu pagi WIB.
Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi kedua tim untuk bangkit setelah gagal meraih hasil positif pada laga pembuka turnamen.
Ekuador datang ke pertandingan dengan modal kekalahan tipis 0-1 dari Pantai Gading pada pertandingan pertama.
Sementara itu, Curacao berusaha melupakan kekalahan telak 1-7 yang mereka alami saat menghadapi Jerman.
Pelatih Ekuador Sebastian Beccacece memilih menggunakan formasi 3-1-4-2 untuk memberikan keseimbangan antara lini pertahanan dan serangan.
Posisi penjaga gawang dipercayakan kepada Hernan Galindez yang didukung trio bek Alan Franco, Willian Pacho, dan Piero Hincapie.
Jordy Alcivar ditempatkan sebagai gelandang bertahan untuk menjaga keseimbangan permainan di area tengah lapangan.
Di sektor tengah, John Yeboah, Moises Caicedo, Pedro Vite, dan Pervis Estupinan mendapat tugas mengatur ritme sekaligus membantu serangan.
Lini depan Ekuador akan mengandalkan ketajaman Gonzalo Plata dan kapten tim Enner Valencia untuk membongkar pertahanan lawan.
{nextPage}
Di kubu Curacao, pelatih Dick Advocaat menerapkan formasi 5-4-1 dengan Eloy Room dipercaya mengawal gawang sejak menit pertama.
Barisan pertahanan Curacao diperkuat Deveron Fonville, Sherel Floranus, Armando Obispo, Jurien Gaari, dan Joshua Brenet untuk meredam agresivitas lawan.
Curacao juga mengandalkan Jurgen Locadia sebagai ujung tombak yang akan didukung Juninho Bacuna, Leandro Bacuna, Livano Comenencia, dan Tahith Chong dalam upaya meraih poin perdana di Grup E.
Sumber: Antaranews
.jpg)