![]() |
| Gempa susulan terus mengguncang Kecamatan Tahuna, Sangihe, dengan 15 kejadian sejak 8 Juni. (Istockphoto) |
MANADO, Tajukkalimantan.com - Gempa bumi susulan masih terus terjadi di Kecamatan Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, setelah gempa utama yang mengguncang wilayah Filipina.
Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sejak Senin (8/6) malam telah terjadi belasan gempa susulan di wilayah tersebut.
BMKG mencatat sedikitnya 15 gempa dengan magnitudo antara 3,8 hingga 4,9 mengguncang Kecamatan Tahuna sejak pukul 22.00 WIB.
Gempa susulan terbaru berkekuatan magnitudo 4,1 dengan pusat gempa berada pada koordinat 5,45 Lintang Utara dan 125,40 Bujur Timur.
Pusat gempa tersebut berada pada kedalaman 10 kilometer di bawah permukaan laut.
BMKG memastikan seluruh gempa susulan yang terjadi tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Meski demikian, masyarakat diminta tetap waspada dan mengikuti informasi resmi dari BMKG terkait perkembangan aktivitas kegempaan.
BMKG juga menjelaskan bahwa informasi yang disampaikan mengutamakan kecepatan sehingga data masih dapat berubah seiring bertambahnya hasil pengolahan.
{nextPage}
Sebelumnya, gempa utama berkekuatan magnitudo 5,3 mengguncang Kabupaten Kepulauan Sangihe pada Senin malam sekitar pukul 21.53 WIB.
Gempa tersebut berlokasi pada koordinat 5,65 Lintang Utara dan 124,80 Bujur Timur dengan kedalaman 10 kilometer.
Lokasi pusat gempa tercatat berada sekitar 239 kilometer dari Kecamatan Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Sumber: CNN Indonesia
.jpg)