![]() |
| Sejumlah anggota pasukan keamanan internal Suriah terlihat ditempatkan di pintu masuk lingkungan Sheikh Maqsoud di Aleppo, Suriah utara. (ANTARA) |
DAMASKUS, Tajukkalimantan.com - Pasukan Israel dilaporkan memasuki dan menduduki dua desa di Provinsi Daraa, Suriah selatan, pada Kamis.
Dua desa yang disebut terdampak dalam operasi tersebut adalah Maariya dan Al-Arida.
Menurut laporan media pemerintah Suriah, pasukan Israel mendirikan sejumlah pos pemeriksaan di kawasan itu.
Keberadaan pos pemeriksaan tersebut dilaporkan menghambat aktivitas dan pergerakan warga setempat.
Kepala Desa Maariya, Abedin Muwafaq Mahmoud, mengatakan kendaraan militer Israel memasuki wilayah desa pada dini hari.
Sejumlah kendaraan militer kemudian ditempatkan di dekat pintu masuk timur Maariya yang berada tidak jauh dari sebuah sumur.
Mahmoud menyebut tentara Israel melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan umum maupun kendaraan pribadi yang melintas.
Setelah itu, pasukan Israel bergerak menuju pintu masuk Desa Al-Arida dan kembali mendirikan pos pemeriksaan.
Pemeriksaan yang dilakukan di kedua desa tersebut disebut menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat.
{nextPage}
Kondisi itu turut berdampak pada sejumlah pelajar yang terlambat mengikuti ujian sekolah karena hambatan perjalanan.
Media pemerintah Suriah juga menuduh Israel terus melakukan operasi militer di wilayah selatan yang dianggap melanggar Perjanjian Pelepasan Pasukan tahun 1974.
Pemerintah Suriah menilai aktivitas militer Israel di wilayah perbatasan tersebut bertentangan dengan hukum internasional serta mencederai kedaulatan negara.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
.jpg)