![]() |
| Ilustrasi Amerika Serikat dan Iran. (Anadolu) |
TEHERAN, Tajukkalimantan.com - Sejumlah wilayah di bagian selatan Iran dilaporkan menjadi sasaran serangan militer Amerika Serikat pada Rabu dini hari.
Ledakan terdengar di beberapa lokasi di Provinsi Hormozgan yang disebut menjadi target operasi tersebut.
Laporan media Iran menyebutkan wilayah Sirik, Pulau Qeshm, dan Minab menjadi area yang terkena serangan.
Sedikitnya enam ledakan dilaporkan terjadi di kawasan yang menjadi sasaran serangan udara tersebut.
Televisi pemerintah Iran menyatakan sebuah proyektil menghantam Kota Sirik yang berada di pesisir selatan negara itu.
Selain Sirik, beberapa proyektil juga dilaporkan mengenai wilayah Pulau Qeshm yang terletak di Selat Hormuz.
Hingga kini, rincian mengenai tingkat kerusakan maupun jumlah korban akibat serangan tersebut belum diumumkan secara resmi.
Sebagai respons, Iran mengaktifkan sistem pertahanan udara di sejumlah wilayah strategis termasuk Bandar Abbas, Qeshm, dan Sirik.
Media lokal lainnya melaporkan empat ledakan terjadi di kawasan Pelabuhan Jask yang juga berada di wilayah selatan Iran.
{nextPage}
Satu ledakan tambahan dilaporkan terjadi di pinggiran Kota Bandar Abbas yang merupakan salah satu pelabuhan utama Iran.
Perkembangan ini terjadi setelah Komando Pusat Amerika Serikat atau CENTCOM mengumumkan dimulainya operasi yang disebut sebagai tindakan membela diri.
Menurut keterangan CENTCOM, operasi tersebut dilancarkan sebagai respons atas insiden jatuhnya helikopter Apache milik Angkatan Darat Amerika Serikat sebelumnya.
Sumber: Anadolu
.jpg)