Pemkab Kapuas Matangkan Kajian Strategis Penggunaan Lahan Pertanian Pangan

Suasana kegiatan FGD terkait hasil penelitian strategis bidang penelitian dan pengembangan, yang dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor Bupati Kapuas. (Diskominfosantik Kapuas)


    KUALA KAPUAS, Tajukkalimantan.com - Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Bapperida menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk membahas hasil kajian strategis penggunaan lahan pertanian tanaman pangan di daerah tersebut.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi dan FGD sebelumnya di tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.

Kepala Bapperida Kapuas Ahmad M Saribi mengatakan kajian tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat perencanaan pembangunan daerah.

Kajian ini dilakukan melalui kerja sama dengan Bidang Litbang dan Inovasi Daerah Bapperida untuk menghasilkan perencanaan berbasis riset.


Menurutnya, hasil kajian tersebut sangat relevan dengan pembahasan bersama kementerian terkait penyusunan Area of Interest (AoI).

Data hasil riset akan digunakan sebagai dasar penting dalam pengambilan kebijakan ketahanan pangan di Kabupaten Kapuas.

Saribi menegaskan bahwa dokumen tersebut akan menjadi bagian dari perencanaan jangka panjang daerah dalam menjaga produksi pangan.

Kajian juga menunjukkan bahwa Kabupaten Kapuas menyumbang sekitar 43 persen produksi padi di Kalimantan Tengah pada tahun 2024.

Namun, terdapat potensi ancaman penyusutan lahan sawah hingga puluhan ribu hektare akibat alih fungsi lahan pada tahun 2040.

{nextPage}

Jika tidak diantisipasi, kondisi tersebut diperkirakan dapat menyebabkan defisit beras di Kabupaten Kapuas di masa depan.

Melalui FGD ini, pemerintah daerah mendorong penyusunan rekomendasi kebijakan untuk melindungi lahan pertanian berkelanjutan.

Kegiatan ini turut dihadiri perangkat daerah terkait, akademisi, serta lembaga riset pertanian dari Kalimantan Tengah.

Sumber: Antara Kalteng
Lebih baru Lebih lama